Thu, Jun 22, 2017

Sosialisasi Pedoman Penyusunan Informasi Publik

Pada hari senin, tanggal 8 Mei 2017 dilakukan Sosialisasi Pedoman Penyusunan Daftar Informasi Publik oleh Biro Hukum dan Humas BPPT. Sebagai Badan Publik yang salah satu kewajibannya adalah menyediakan informasi kepada masyarakat maka PPID Pembantu (Sari Andarwati K dan Ida Gusti Ayu A) dari BTMEPPO mengikuti acara tersebut untuk menyusun Daftar Informasi Publik yang dikuasai oleh BTMEPPO.

Acara yang berlangsung selama 3 hari tersebut dibuka oleh Dr. Ir. Soni Solistia Wirawan, M.Eng selaku Sekretaris Utama BPPT dan pengarahan dari Yhannu Setyawan selaku anggota Komisioner Komisi Informasi Pusat. Hari kedua anggota sosialisasi mendapatkan pendampingan dari Siti Azizah dan Fathul Ulum selaku tenaga ahli Komisi Informasi Pusat untuk membuat daftar informasi publik yang dikuasai oleh BPPT. (SAW,2017)

 

 

 

Knowledge Sharing Laboratorium Produksi

Sebagai bagian dari pengembangan kompetensi personil di Laboratorium Produksi BTMEPPO, secara berkala dilakukan knowledge sharing antar personil. Pada Knowledge Sharing kali ini, Jumat 20 Januari 2017, dilakukan presentasi Robby Marlon Brando, ST terkait Perancangan Tata Letak Pabrik.

Beberapa poin yang dipresentasikan oleh Robby Marlon Brando, ST meliputi :

  1. Pengantar Perencanaan Fasilitas (Lokasi Fasilitas dan Desain Fasilitas),
  2. Pendekatan untuk desain tata letak fasilitas (Systematic Layout Planning),
  3. Perhitungan kebutuhan fasilitas,
  4. Kegiatan produksi,
  5. Kegiatan non produksi,
  6. Model matematik untuk masalah tata letak,
  7. Algoritma dasar untuk masalah tata letak,
  8. Computer aided layout design,
  9. Evaluasi seleksi dan implementasi, 
  10. Tata letak Teknologi kelompok,
  11. Algoritma lanjut untuk masalah tata letak,
  12. Penanganan material,
  13. Gudang bahan dan produk jadi (storage dan warehouse).
  14. Lokasi Fasilitas

 

By: SAW

Pra Raker BPPT 2017

PRA RAKER BPPT 2017

Awali Tahun 2017, BPPT Gelar Pra Raker yang didedikasikan untukmenentukan kebijakan BPPT, khususnya pada tahun kerja 2017 ini. Pra raker dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 10-11 Januari 2017 di Auditorium Gedung  BPPT, Jakarta. Raker kali ini mengambil tema “Melalui Penajaman Sasaran Program dan Kegiatan Kita Tingkatkan Peran BPPT Dalam  Daya Saing dan Kemandirian Bangsa”.

 

Hal yang dibahas pada Pra Raker diarahkan pada 5 topik yang terkait dalam upaya peningkatan peran dan kontribusi BPPT, yakni; 1.Penajaman program dan kegiatan yang selaras dengan Prioritas Nasional, 2.Assessment efektifitas organisasi BPPT, 3.Pelaksanaan Reformasi Birokrasi secara konsisten dan berkelanjutan dalam rangka peningkatan kinerja, 4.Pemetaan peran dan kewenangan BPPT dalam RUU Sinas Iptek, serta yang ke lima kata Unggul adalahPenyelarasan dan Peningkatan peran Techno Park dan NSTP BPPT dalam peningkatan ekonomi daerah. Pra Raker 2017 juga dihadiri oleh Eselon I/II dari BAPPENAS, Kemenkeu, KemenPAN RB yang diberikan kesempatan untuk memberikan pemaparan yang terkait dari masing-masing kementrian. Hal tersebut agar diperoleh sinkronisasi program kerja antar lembaga dan juga memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para peserta Pra Raker. Selain itu juga hadir Perekayasa Utama BPPT yang diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam bentuk pemikiran dan ide untuk kemajuan Teknologi pada umumnya dan BPPT pada khususnya.

Kepada seluruh peserta Pra Raker, Kepala BPPT, Bapak Unggul Priyanto mengingatkan terkait arahan dan kebijakan yang telah disampaikan pada Pidato Awal tahun 2017, yakni;

1. Peningkatan peran BPPT yang memberikan kontribusi terhadap peningkatan daya saing industri dan kemandirian bangsa.

2. Peningkatan kemitraan  BPPT dengan lembaga pemerintah pusat dan daerah, industri, lembaga litbangyasa, dan perguruan tinggi agar menghasilkan kinerja dan manfaat yang lebih optimal.

3. Pelaksanaan Reformasi Birokrasi secara konsisten dan berkelanjutan dalam rangka peningkatan kinerja (better performance) lembaga dan pegawai

4. Program-program BPPT diarahkan melalui prioritas pembangunan nasional dan berdasarkan money follow program

5. Peningkatan Sumberdaya Manusia dan fasilitas infrastruktur untuk peningkatan kemampuan perekayasaan teknologi melalui pendidikan dan pengadaan peralatan laboratorium berskala industri yang mendukung program, atau melalui kemitraan dengan lembaga lain.

 

Dalam Pra Raker kali ini juga dibahas terkait dengan agenda peleburan beberapa Balai/UPT agar lebih efektif dan efisien. Terkait dengan hal tersebut dibentuklah POKJA untuk melakukan kajian lebih lanjut. Hasil kajian dan rekomendasi dari Pokja tersebut dipaparkan dalam Pra Raker hari ke-dua. Dimana BTMEPPO masuk kedalam salah satu balai yang diwacanakan akan dilakukan peleburan/penggabungan dengan Pusat Teknologi Industri Permesinan. Dan setelah dilakukan kajian, Tim POKJA merekomendasikan BTMEPPO tetap seperti saat ini, namun diberi penekanan untuk mendapatkan PNBP yang lebih besar dengan memperbesar porsi layanan kepada pihak luar. Hal tersebut menjadi tambahan energi untuk BT MEPPO agar lebih menggenjot PNBP nya agar sejalan dengan Tupoksi BTMEPPO dalam PerKa BPPT agar lebih fokus ke pelayanan teknologi.

Besar harapan agar Pra Raker 2017 ini menjadi titik awal yang baik untuk konsolidasi memulai tahun 2017 agar lebih baik dari tahun sebelumnya.

Writed By KRN

Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan APAR

Sebagai bagian dari pelaksanaan K3 dilingkungan BTMEPPO yang bertujuan untuk memelihara keselamatan lingkungan kerja, maka pada hari Jumat,16 Desember 2016 dilakukan sosialisasi penggunaan apar dan pelatihan  memadamkan api dengan penggunaan apar.

Sosialisasi dilakukan oleh Tim K3 BTMEPPO, didalam sosialisasi dijelakan tentang apakah apar itu dan bagaimana cara menggunakan apar.

Setelah acara sosialisasi selesai maisng - maisng personil BTMEPPO diminta untuk mengikuti pelatihan cara memadamkan api dengan menggunakan apar dibawah pengawasan Tim K3 BTMEPPO.

Diharapkan setelah pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan ini seluruh staf BTMEPPO tahu kegunaan dan fungsi dari apar dan bagaimana cara menggunakannya untuk memedamkan api.

 

Surveillance Akreditasi 2016

Balai Teknologi Mesin Perkakas, Produksi, dan Otomasi (BT MEPPO) telah mendapatkan sertifikat akreditasi penerapan SNI ISO/IEC 17025: 2008 sebagai laboratorium pengujian sejak tahun 2013. Peralatan pengujian yang saat ini sudah masuk di dalam ruang lingkup akreditasi adalah Laser Interferometer, Ballbar dan Coordinate Measuring Machine. Pada tahun 2016, untuk kedua kalinya BT MEPPO dilakukan proses surveilen oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk melihat kekonsistenan dalam implementasi penerapan sistem terhadap pemenuhan persyaratan SNI ISO/IEC 17025: 2008. KAN menunjuk Ir, Sukiswanto sebagai asesor untuk melihat kesesuaian terhadap persyaratan tersebut. Proses surveilen berlangsung selama sehari di hari selasa, 27 September 2016, dimulai dari jam 09.00 wib – 16.00 wib. Agenda kegiatan dimulai dengan rapat pembukaan yang dihadiri oleh, Ir. Teddy Alhady Lubis,M.Eng, Robby Marlon Brando, ST selaku Manajer Mutu dan Ahmad Taufuqur Rohman, ST selaku Manajer Teknis , Khoirunnisa, SE selaku Manajer Administrasi dan seluruh tim akreditasi dari bidang mutu, teknis, dan administrasi. Proses surveilen dimulai dengan melihat kesesuaian penerapan sistem manajemen dan dilanjutkan dengan peninjauan kompetensi teknis termasuk peninjauan laboratorium. Tahap akhir adalah penyusuan laporan oleh asesor dan dilanjutkan dengan rapat penutupan. Hasil dari surveilen adalah laboratorium sudah efektif mengimplementasikaan Sistem Manajemen Laboratorium sebagaimana yang ditetapkan, tetapi ada beberapa bagian yang perlu dilakukan penyempurnaan yaitu dibagian Organisasi, Pelayanan Pelanggan, Audit Internal, Kaji Ulang Manajemen, dan Penjaminan Mutu Hasil Pengujian da Pelaporan Hasil Uji

 

(By : RMS_2016)

More Articles...

  1. ROAD MAP BT MEPPO
  2. Kuesioner Pelayanan 2015
  3. Sertijab Manajemen Balai TMEPPO
  4. Sosialisasi e-PUPNS

Page 1 of 6

MEPPO